https://www.box.com/s/bb4rmtecvqedbsjivr94

Jumat, 25 September 2015

Keganasan PKI Di Banyuwangi




62 Pemuda Ansor Muncar Dibantai dan Dikubur MasalPemberontakan PKI yang dikenal dengan gerakan 30 September PKI (G 30 S PKI) tahun 1965 tidak hanya terjadi di Jakarta, Jogjakarta. Di Banyuwangi, PKI juga melakukan pembantaian besar-besaran. Sedikitnya 62 pemuda Ansor dari Kecamatan Muncar, dibantai dan dikubur di lubang buaya di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, Banyuwangi.
Patung burung garuda, terlihat berdiri kokoh di tengah tanah lapang yang ada di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring. Persis di bawah cengkraman kaki garuda yang kuat itu, terlihat tulisan besar berbunyi Monumen Pancasila Jaya. Di monumen itu, juga tertulis Disini pada tanggal 18-10-1965, telah terjadi pembunuhan massal terhadap 62 orang pemuda pancasilais oleh kebiadaban G30S/PKI.

Itulah monumen Pancasila sakti yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Bagi masyarakat, monumen yang dibangun itu untuk tetenger dan peringatan betapa kejam dan sadisnya anggota PKI itu.

Untuk menggambarkan kebengisan PKI, di monumen itu juga dilengkapi dengan relief. Dalam relief tersebut di utara patung garuda itu digambarkan para pemuda Ansor dari Kecamatan Muncar dihajar dan dibantai tanpa kenal ampun.

Tidak lupa, relief itu juga menggambarkan para pemuda Ansor yang sudah tidak berdaya, diseret ke tiga lubang buaya di Dusun Cemetuk. "Ada 62 pemuda Ansor dikubur secara masal di tiga lubang buaya itu," terang Sumardi Jamal, 76, sesepuh warga Dusun Cemetuk.

Tiga lubang buaya yang dibuat untuk mengubur para pemuda Ansor itu, hingga kini juga masih diabadikan. Ketiga lubang yang berada persis di belakang patung burung garuda, kini juga sudah dibangun dengan baik oleh warga.

Bagi jajaran pemuda Ansor Banyuwangi, pembantaian 62 anggotanya oleh simpatisan PKI 18 Oktober 1965 itu, jadi kenangan pahit dalam sejarahnya. "Pemuda Ansor dari Kecamatan Muncar, ditipu habis-habisan oleh orang PKI," terang H Abdillah Rafzanjani, ketua pengurus cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Banyuwangi.

Menurut Abdillah, peristiwa berdarah itu berawal saat anggota Ansor dari Kecamatan Muncar, datang ke Desa Karangasem (Kini Desa Yosomulyo), Kecamatan Gambiran. Kedatangan para pejuang Ansor ini, karena undangan dari pemuda Karangasem. "Ansor Muncar diundang ke Karangasem untuk pengajian bersama," terang Abdillah.

Setiba di Karangasem, terang Abdillah, anggota Ansor dari Muncar ini disambut oleh sekelompok perempuan muda yang berpakaian fatayat NU. Terakhir di ketahui, para perempuan itu ternyata anggota Gerwani yang berdandan seperti fatayat.

Fatayat gadungan ini, kemudian terlihat menyambut kedatangan para pemuda Ansor dengan baik. Malah, mereka juga dijamu makan yang terlihat enak dan lezat. "Makanan yang disuguhkan itu ternyata diberi racun. Saat pemuda Ansor teler keracunan, oleh simpatisan PKI mereka dibantai dan mayatnya di kubur di Cemetuk," paparnya.

Sebagian besar pemuda Ansor yang ikut ke Karangasem itu akhirnya tewas. Tapi, juga ada beberapa pemuda yang berhasil lolos. "Anggota PKI juga mengejar anggota Ansor yang lolos ini, tapi ada yang berhasil sampai dengan selamat di rumahnya di Muncar. *


SEJARAH HARI JADI BANYUWANGI



                                 Hasil gambar untuk sejarah banyuwangi

Berdasarkan data-data sejarah Blambangan, tanggal 18 Desember 1771 merupakan peristiwa paling bersejarah yang ditetapkan sebagai hari jadi Banyuwangi. Saat itu terjadi peristiwa puncak Perang Puputan Bayu. Sebenarnya ada peristiwa lain yang mendahuluinya, yang juga merupakan heroik-patriotik, yaitu: Peristiwa penyerangan para pejuang Blambangan dibawah pimpinan Pangeran Puger (Putra Wong Agung Wilis) ke Benteng VOC di Banyualit pada tahun 1768. Namun saya, peristiwa tersebut tidak tercatat secara lengkap teradinya.
Berdasarkan data sejarah, nama Banyuwangi tidak terlepas dengan kerajaan Blambangan. Sejak zaman pangeran Tawang Alun (1655-1691) dan pangeran Danuningrat (1736-1763), bahkan sampai ketika Blambangan berada dibawah perlindungan Bali (1763-1767), VOC belum pernah tertarik untuk memasuki dan mengelola Blambangan. Nah, pada tahun 1743, jawa bagian timur (termasuk Blambangan) diserahkan oleh Pakubuwono II kepada VOC. Saat itu, VOC sudah merasa Blambangan menjadi miliknya. Namun, untuk sementara masih dibiarkan sebagai barang simpanan, dan baru akan dikelola sewaktu-waktu ketika sudah diperlukan. Bahkan ketika Danuningrat meminta bantuan VOC untuk melepaskan diri dari Bali, VOC masih belum tertarik untuk melihat Blambangan, yang pada waktu itu disebut Tirtaganda, Tirtaarum atau Tuyoarum.
Kala itu, VOC langsung bergerak untuk segera merebut Banyuwangi dan mengamankan seluruh Blambangan. Secara umum, dalam peperangan yang terjadi selama 5 tahun, pada tahun 1767-1772 itu, VOC memang berusaha untuk merebut seluruh Blambangan. Namun secara khusus, sebenarnya VOC terdorong untuk segera merebut Banyuwangi, yang waktu itu mulai berkembang menjadi pusat perdagangan di Blambangan, yang telah dikuasai inggris.
Jadi, sudah jelas bahwa lahirnya sebuah tempat, yang kemudian terkenal dengan nama Banyuwangi, telah menjadi kasus jual-beli terjadinya peperangan dahsyat, perang Puputan Bayu. Kalau saja inggris tidak bercokol di Banyuwangi pada tahun 1766, mungkin VOC tidak akan buru-buru melakukan expansi ke Blmbangan pada tahun 1767. Dan karena peristiwa itu, puncak perang puputan bayu terjadi pada tanggal 18 Desember 1771. Dengan demikian terdapat hubungan erat antara perang puputan bayu dengan lahirnya sebuah tempat bernama Banyuwangi. Dengan kata lain, Perang Puputan Bayu merupakan bagian dari proses lahirnya Banyuwangi.
Jadi, penetapan tanggal 18 Desember 1771 sebagai hari jadi Banyuwangi didasarkan kepada fakta-fakta sejarah tersebut.


LEGENDA ASAL USUL NAMA BANYUWANGI



                                         Hasil gambar untuk sejarah banyuwangi


Konon, dahulu kala wilayah ujung timur pulau jawa, yang lamnya begitu indah ini dipimpin oleh seorang raja bernama Prabu Sulahkromo. Dalam menjalankan pemerintahanya, sang raja dibantu seorang patih yang gagah berani, arif dan tampan bernama patih Sidopekso. Istri patih Sidopekso yang bernama Sritanjung sangat elok parasnya, dan lembut tutur katanya, sehingga membuat raja tergila-gila kepadanya. Agar tercapainya hasrat sang raja untuk membujuk dan merayu sritanjung, dengan akal liciknya sang raja memerintahkan patih sidopekso untuk menjalankan tugas yang tidak mungkin dicapai oleh manusia biasa. Dengan tegas dan gagah berani, tanpa curiga, sang patih berangkat untuk menjalankan titah raja.
Sepeninggalan patih sidopekso, prabu Sulahkromo berusaha merayu, bahkan memfirnah Sidopekso, dengan segala tipudayanya. Namun cinta sang raja hanya bertepuk sebelah tangan, karena Sritanjung tetap setia sebagai istri yang selalu berdoa untuk suaminya.
Hati sang raja pun membara dibakar api cemburu dan murka, setelah cintanya ditolak oleh Sritanjung. Setela kembali dari misi tugasnya, patih Sidopekso langsung menghadap raja. Akal busuk sang raja muncul, dia memfitnah istri patih Sidopekso dengan menceritakan bahwa sepeninggal patih saat menjalankan titah raja, Sritanjung mendatangi dan merayu, lalu berselingkuh dengan raja.
Rupanya, patih Sidopekso terpengaruh cerita sang raja. Sang patih langsung menemui Sritanjung dengan penuh kemarahan dan tuduhan yang tidak beralasa. Pengakuan sritanjung yang jujur tak menggoyahkan hati patih Sidopekso yang terlanjur panas terbakar rasa amarah. Bahkan sang patih yang mampu membendung emosinya mengancam akan membunuh istri setianya itu.
Sritanjung diseret ke tepi sungai yang kumuh dan keruh. Namun sebelum patih Sidopekso membunuh Sritanjung, ada permintaan terakhir dan istrinya sebagai bukti kejujuran kesucian, dan kesetiaannya. Sritanjung rela di bunuh, tetapi dia minta jasadnya diceburkan kedalam sungai keruh itu. Apabila darahnya membuat air sungai berbau busuk berarti dirinya telah melanggar kesetiaan. Tetapi jika air sungai berbau harum berarti dia tidak bersalah.
Setelah Sritanjung menyampaikan pesan terakhirnya, Patih Sidopekso yang telah di rasuki amarah tersebut langsung menghunuskan pedangnya ketubuh Sritanjung dan menceburkan jasadnya kedalam sungai yang kumur dan keruh tersebut. Beberapa saat setelah jasad Sritanjung masuk kedalam sungai, tiba-tiba air sungai yang kumuh dan keruh tersbut berubah menjadi jernih dan berbau harum/wangi.
Dari cerita legenda Patih Sidopekso yang gagah berani dan istrinya Sritanjung itulah akhirnya muncul nama “BANYUWANGI” yang artinya: Banyu=Air, dan Wangi=Harum

                          Perkembangan Batik Banyuwangi


                                       Hasil gambar untuk sejarah batik banyuwangi

 – Perjalanan sejarah batik Banyuwangi berkembang berawal dari penaklukan Blambangan oleh Mataram (Sultan Agung, tahun 1633), dari hipotesa sejarah dimaksud dapat dikatakan asal muasal adanya kemunculan batik di Banyuwangi. Alkisah pada masa kekuasaan Mataram di Blambangan (abad 15) dimana banyak kawula Blambangan yang dibawa ke pusat pemerintahan Mataram Islam di Plered Kotagede, sehingga tidak mustahil kala itu banyak kawula Blambangan antusias untuk menekuni kerajinan batik di Keraton Mataram Islam di Plered Kotagede.
Seiring dengan perkembangan sejarah banyak masyarakat Blambangan tertarik menekuni warisan luhur bangsa (batik) untuk dikembangkan dan dilestarikan di bumi Blambangan, sampai saat ini jumlah referensi koleksi motif batik Banyuwangi yang   tersimpan di museum Budaya Banyuwangi mencapai 22 (dua puluh dua) motif batik diantaranya : Gajah Oling, Kangkung Setingkes, Alas Kobong, Paras Gempal, Kopi Pecah, Gedekan, Ukel, Moto Pitik, Sembruk Cacing, Blarak Semplah, Gringsing, Sekar Jagad, Semanggian, Garuda, Cendrawasih, Latar Putih, Sisik Papak, Maspun, Galaran, Dilem Semplah, Joloan dan Kawung (motif batik khas Banyuwangi terlampir), namun dalam perkembangannya saat ini masih banyak ditemukan motif batik khas Banyuwangi yang belum direferensikan masuk dalam koleksi museum budaya Banyuwangi.
Batik Khas Banyuwangi kerap kali diidentikkan dengan motif Gajah Oling hal ini banyak diyakini oleh beberapa budayawan dan pemerhati batik Banyuwangi bahwa gajah oling merupakan motif batik Banyuwangi yang asli atau bisa dikatakan tertua dibandingkan motif batik yang ada di Banyuwangi, motif batik yang tertuang pada batik Banyuwangi tidak hanya merupakan sebuah perwujudan estetika dari ragam hias namun juga memiliki nilai luhur yang dianut oleh mayarakat Banyuwangi. Gajah Oling dalam gambar batik khas Banyuwangi seakan menyerupai tanda tanya ( ? ), yang secara filosofis merupakan bentuk sebuah belalai gajah dan sekaligus digambarkan menyerupai uling (seekor belut/moa), disamping kedua unsur tersebut karakter gambar dimaksud juga dikelilingi sejumlah atribut lain diantaranya kupu-kupu, tumbuh-tumbuhan laut, manggar (bunga pinang/kelapa) dan sebagainya.
Motif batik Gajah Oling yang saat ini diyakini banyak kalangan sebagai motif asli batik khas Banyuwangi, secara garis besar melambangkan bentuk kekuatan yang tumbuh dalam jati diri masyarakat Banyuwangi. Dan pemaknaan motif Gajah Oling sendiri berkaitan dengan karakter masyarakat Banyuwangi yang religius, penyebutan Gajah Eling yang mempunyai arti hewan yang bertubuh besar (gajah) dalam hal ini diartikanmaha besar, sedangkan uling dapat diartikan ingat.
Maka secara utuh dapat diartikan kita selalu diingatkan untuk ingat akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, dengan harapan apabila masyarakat menggunakan/ memakai batik gajah oling secara tidak langsung diajak agar kita selalu ingat kepada kemahabesaran Sang Pencipta sebagai dasar menjalankan sendi roda kehidupan.
Keberadaan Batik Banyuwangi dari tahun ke tahun dinilai cukup menggembirakan, ditilik dari awal pengembangan batik di Banyuwangi, pembinaannya dimulai pada era tahun 80-an yang dimulai di Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi mengingat wilayah tersebut merupakan sentra batik yang ada di Banyuwangi.
Dilihat dari perkembangan batik di Banyuwangi sampai saat ini banyak tumbuh berkembang pengrajin batik menyebar hampir di seluruh wilayah Kecamatan, hal tersebut dikarenakan adanya dukungan positif dari semua pihak terhadap keberadaan batik Banyuwangi diantaranya Kebijakan Pemerintah Daerah dalam upaya pengembangan batik di Banyuwangi serta pemanfaatan/pemakaian Batik khas daerah untuk seragam Dinas maupun Sekolah pada hari dan even-even tertentu. Adapun jumlah pengrajin batik di Banyuwangi saat ini sebanyak 22 (dua puluh dua) unit usaha sebagaimana data industri batik Banyuwangi terlampir, dimana dari sekian jumlah tersebut 12 (dua belas) unit usaha berkembang ke motif proses painting (sarung pantai) yang pangsa pasarnya cukup besar di Bali.
Melihat begitu besar animo akan batik saat ini Pemerintah Daearah Kabupaten Banyuwangi berupaya meningkatkan pengembangan batik khas Banyuwangi melalui upaya pembinaan, diantaranya melalui pelatihan/bimbingan teknik peningkatan kualitas dan kuantitas produk, penerapan zat alam serta untuk menambah khasanah motif batik khas melalui pelaksanaan lomba desain batik khas Banyuwangi.
Dan sebagai langkah lanjut terhadap pengembangan industri kerajinan batik di Kabupaten Banyuwangi tahun 2013 telah direncanakan pembentukan sentra baru di wilayah Kecamatan Kabat, mengingat wilayah dimaksud sangat potensi baik dilihat jumlah unit usaha serta pangsa pasarnya cukup jelas. Maka sangat tepat Wilayah Kecamatan Kabat untuk dijadikan sentra industri kecil kerajinan batik di Banyuwangi.

                                   

                                    Yakinlah Anda Bisa



                                                      Hasil gambar untuk cerita pengalaman prakerin

Ingatlah ketika Anda masih kecil, dan mencoba belajar berjalan.  saya yakin anda mengalami seperti ini:
Pertama Anda harus belajar untuk berdiri: sebuah proses yang melibatkan seluruh tubuh, jatuh lalu kembali berdiri. Anda kadang tertawa serta tersenyum, tapi dilain waktu anda menangis dan meringis karena sakit. Entah, seperti ada tekad dan keyakinan dalam diri Anda bahwa Anda akan berhasil, apa pun dan bagaimanapun. Anda punya motivasi dalam diri Anda
Setelah banyak berlatih akhirnya Anda mengerti bagaimana keseimbangan diri Anda, sebuah persyaratan untuk kejenjang berikutnya. Anda menikmatinya dan seolah-olah punya kekuatan baru, punya motivasi baru. Anda akan berdiri dimana Anda suka – di tempat Anda, di sofa, di pangkuan ibu Anda, Bapak anda, atau pun seseorang. Itu adalah waktu yang menggembirakan – Anda melakukannya! Anda dapat mengontrol diri Anda. Anda tersenyum dan tertawa lucu, puas akan keberhasilan Anda.  Sekarang – langkah berikutnya – berjalan. Anda melihat orang lain melakukannya – ini keliatannya tidak terlalu sulit – hanya memindahkan kaki Anda saat Anda berdiri, kan?
Salah – ternyata lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Anda berurusan dengan rasa frustasi. Tapi Anda terus mencoba, mencoba lagi dan mencoba lagi dan lagi sampai Anda tahu bagaimana berjalan. Anda selalu ingin kedua tangan anda diberi pegangan saat berjalan.
Jika orang melihat Anda berjalan, mereka akan bertepuk tangan, mereka tertawa, mereka akan memberi semangat, “Ya Tuhan, lihatlah apa yang dia lakukan”. “Oh anakku sudah bisa berdiri”. “pandainya anakku, pintarnya anakku” dan lain-lain. Dorongan ini memicu Anda; dorongan itu menambah rasa percaya diri Anda. Dorongan itu memotivasi Anda
Namun meski begitu, Andapun mencoba berjalan saat tak ada yang melihat Anda, saat tak ada yang bersorak-sorai? Setiap peluang ada, Anda berlatih untuk berjalan.  Anda tidak bisa menunggu seseorang untuk memotivasi Anda untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. Anda belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri.
Jika kita bisa mengingat hal ini tentang diri kita di hari ini.
Ingat bahwa kita bisa melakukan apapun yang kita pikiran. Kita mampu mengatur jika kita mau dan bersedia melewati proses, seperti ketika kita belajar berdiri, seperti ketika kita belajar berjalan. Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk memotivasi kita, kita perlu memotivasi diri kita sendiri.
Jika Anda sudah lupa bagaimana melakukan hal ini, atau merasa seperti beku, kaku dan gamang. Maka Anda membutuhkan motivasi, ambillah kembali perjalanan singkat dalam hidup Anda yang telah lewat – Lihatlah prestasi Anda, tidak peduli prestasi besar atau prestasi kecil – atau saat-saat dimana Anda bertemu dengan tantangan dan menemukan cara untuk berhasil. Ulanglah keberhasilan itu saat ini, saat anda menghadapi permasalahan yang sedang anda hadapi.
Fokus pada semua hal yang Anda pikir Anda tidak bisa lakukan, kemudian lakukanlah. Lihatlah buah hati anda. Mereka tidak pernah menyerah. Dan mereka yakin serta percaya terhadap anda, bahwa anda mampu dan bisa.  Mereka percaya di dalam semua kehidupan Anda!
Sekarang Anda harus percaya pada diri Anda! Yakinkan pada hati Anda Bahwa Anda pasti bisa.
“Ingat, hari ini adalah hari terbaik dalam hidup Anda, milikilah masa depan yang indah, dengan membuat perubahan hari ini!

                               Sejarah Web ( WWW )


                                             sejarah web 


World Wide Web, biasa lebih terkenal disingkat sebagai WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut URL (Uniform Resource Locator) untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada Internet.

WWW merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi.

Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di peladen web, dan yang peladennya tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language).

Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut pranala. Dokumen infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hipermedia.

Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling bertautan dengan menggunakan tautan hiperteks. Dengan mengeklik pranala (hyperlink), maka para pengguna bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya.

WWW adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Enquire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat yang dikenal sebagai WWW.

WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN : Organisation Europeenne pour la Recherche Nucleaire), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global, kemudian pada bulan Oktober 1990, 'World Wide Web' sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan Internet.

                                            Apa itu TKJ?


                                           Hasil gambar untuk jurusan tkj adalah


Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) adalah program keahlian yang bertujuan membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan, dan sikap agar kompeten dalam merakit, menginstall program, merawat dan memperbaiki komputer serta jaringannya.

Siswa TKJ (meskipun belum tamat) mampu bekerja sebagai teknisi komputer dan administrator jaringan di toko/ servis komputer, kantor, hotel, bank atau ISP baik di tingkat lokal (nasional) maupun luar negeri.
TKJ merupakan program keahlian baru di Sekolah-sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik Negeri ataupun Swasta sejak tahun 2004. Wajar jika masyarakat belum banyak mengetahui/memahaminya. Meskipun baru, siswa TKJ SMK diakui kemampuannya oleh kalangan dunia kerja.

Sejak terbitnya kebijakan pemerintah bahwa sekolah kejuruan (dulu SMEA, STM, SMKK, dll) berubah nama menjadi SMK, menimbulkan konsekuensi bahwa setiap SMK memiliki kewenangan yang sama untuk membuka jurusan (bidang keahlian) / prodi (program keahlian) baru atau lebih populer dengan istilah re-engineering.


Program keahlian yang sudah tidak banyak dibutuhkan oleh dunia usaha/industri secara perlahan akan ditutup dan dibuka program keahlian baru sesuai kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian tidak ada lagi perbedaan antara SMK eks SMEA, STM, SMKK atau lainnya. Setiap SMK dapat membuka program yang dulunya hanya ada di sekolah kejuruan lain. Sebagai contoh SMK eks SMEA boleh membuka jurusan (bid. keahlian) teknik seperti TKJ, multimedia, elektro, dll. Sebaliknya SMK eks STM boleh membuka tata boga, tata busana ataupun kecantikan.

SMK biasanya memiliki Visi dan Misi untuk mencapai tujuan pembelajarannya.

Visi

Mewujudkan tenaga profesional bidang teknik komputer dan jaringan, yang memiliki keunggulan lokal dan mampu bersaing di pasar global.

Misi

*Menyelenggarakan pembelajaran yang berkualitas dengan pelayanan prima
*Melaksanakan sertifikasi baik tingkat nasional maupun internasional
*Menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan industri dalam pelaksanaan praktik serta penyerapan tamatan
*Menciptakan & mencarikan peluang kerja

Keunggulan Jurusan TKJKeunggulan Jurusan TKJ